Slide 1

Fakta & Data Mutu Universitas

Statistik terkini pengelolaan dan penjaminan mutu.

Program Studi
7
Dokumen Mutu
72
Workshop/Agenda
0
Berita/Artikel
5

Layanan & Sistem Terintegrasi

Akses cepat ke berbagai dokumen dan layanan yang disediakan oleh LPM.

Dokumen Mutu (SOP & Manual)

Temukan dan unduh berbagai Standar Operasional Prosedur dan manual mutu secara langsung. Akses Dokumen →

Pedoman Akreditasi

Kumpulan buku pedoman dari berbagai instansi seperti BAN-PT, LAMDIK, LAM-PTKes, dll. Akses Pedoman →

Keluhan & Pendampingan

Sampaikan keluhan pelayanan atau ajukan jadwal pendampingan akreditasi untuk Program Studi Anda.

Berita & Informasi Terbaru

Kabar terkini seputar kegiatan dan pencapaian mutu Universitas.

Berita

Perkuat Budaya Mutu, LPM IAD Probolinggo Laksanakan Benchmarking dengan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA

Sidoarjo, 15 Oktober 2026 — Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo melaksanakan kegiatan benchmarking dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan berlangsung di Kampus 1 UMSIDA, Jalan Mojopahit No. 666 B, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.Salah satu fokus kegiatan ini adalah penguatan penjaminan mutu melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAD Probolinggo dan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA. Pertemuan tersebut menjadi ruang pembelajaran antarlembaga untuk mendukung pengembangan tata kelola mutu perguruan tinggi yang terarah dan berkelanjutan.Bagi LPM IAD Probolinggo, kegiatan benchmarking merupakan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan penjaminan mutu serta memperoleh referensi praktik baik yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan institusi. Pembelajaran antarlembaga menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara konsisten.Penguatan penjaminan mutu memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan sesuai standar dan terus mengalami perbaikan. Dalam konteks tersebut, siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) menjadi kerangka untuk menghubungkan perencanaan, pelaksanaan program, evaluasi capaian, serta tindak lanjut perbaikan.Melalui interaksi dengan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA, LPM IAD Probolinggo diharapkan dapat memperoleh masukan bagi pengembangan sistem mutu yang semakin efektif. Hasil pembelajaran dari kegiatan ini dapat menjadi bahan refleksi dalam meninjau perangkat mutu, memperkuat pelaksanaan monitoring dan evaluasi, serta mendorong pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar peningkatan kinerja institusi.Budaya mutu juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi. Karena itu, penguatan peran LPM perlu didukung oleh kerja sama pimpinan, fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan unit pendukung agar penjaminan mutu menjadi bagian dari kegiatan akademik maupun layanan institusi sehari-hari.Kegiatan benchmarking ini diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan kolaborasi berkelanjutan antara LPM IAD Probolinggo dan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA. Melalui pembelajaran bersama, IAD Probolinggo terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dan layanan yang selaras dengan semangat “Excellence in Knowledge and Morality.”

A

Administrator

Berita

IAD Probolinggo dan IBAMA Perkuat Mutu Kelembagaan melalui Benchmarking

Probolinggo, 28 September 2026 — Institut Ahmad Dahlan Probolinggo (IAD Probolinggo) menerima kunjungan Institut Badri Mashduqi (IBAMA) dalam rangka benchmarking pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pascasarjana Institut Ahmad Dahlan Probolinggo ini menjadi forum strategis bagi kedua institusi untuk berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta mempelajari praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.Kegiatan benchmarking diarahkan pada pertukaran praktik baik dalam pengembangan tata kelola, sistem penjaminan mutu, pengelolaan akademik, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kelembagaan perguruan tinggi. Melalui forum diskusi dan berbagi pengalaman, IAD Probolinggo dan IBAMA saling menyampaikan berbagai program, kebijakan, serta inovasi yang telah dikembangkan di masing-masing institusi.Benchmarking menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu karena memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran kelembagaan secara langsung, mengidentifikasi praktik yang dapat diadaptasi, serta memperoleh perspektif baru dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan pendidikan tinggi.Dalam kegiatan tersebut, kedua institusi juga membahas peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Pembahasan mencakup peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta kegiatan akademik mahasiswa.Sebagai tindak lanjut dari hubungan kelembagaan yang dibangun, kegiatan benchmarking juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAD Probolinggo dan IBAMA. MoU tersebut menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan hasil benchmarking ke dalam berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.Melalui kegiatan ini, IAD Probolinggo dan IBAMA tidak hanya melakukan pertukaran informasi, tetapi juga membangun jejaring pembelajaran antarperguruan tinggi. Hasil benchmarking diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi masing-masing institusi dalam memperkuat tata kelola serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi.Kegiatan benchmarking ini sekaligus menegaskan komitmen IAD Probolinggo untuk terus membuka ruang kolaborasi dan belajar dari berbagai perguruan tinggi. Semangat benchmarking menjadi langkah bersama untuk berbagi praktik baik, melakukan perbaikan berkelanjutan, dan membangun perguruan tinggi yang semakin adaptif terhadap tuntutan perkembangan pendidikan tinggi. 

A

Administrator

Berita

Institut Ahmad Dahlan Probolinggo Gelar Asesmen Lapangan Izin Penyelenggaraan Program Studi Baru Magister Studi Islam

Probolinggo, 18 September 2026 — Institut Ahmad Dahlan Probolinggo melalui Direktorat Pascasarjana melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan Izin Penyelenggaraan Program Studi Baru Magister Studi Islam pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan evaluasi kelayakan dalam proses pembukaan program studi baru di lingkungan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo.Pelaksanaan asesmen lapangan dihadiri oleh pimpinan institut, jajaran Direktorat Pascasarjana, tim penyusun dokumen usulan program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur pendukung lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap kesiapan penyelenggaraan Program Studi Magister Studi Islam, baik dari aspek akademik maupun tata kelola kelembagaan.Dalam kegiatan asesmen, tim asesor melakukan penelaahan terhadap berbagai dokumen pendukung serta melakukan diskusi dan wawancara dengan unsur pimpinan, pengelola program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Selain itu, tim asesor juga melakukan peninjauan terhadap kesiapan sarana dan prasarana yang akan menunjang proses penyelenggaraan pendidikan.Rektor Institut Ahmad Dahlan Probolinggo menyampaikan bahwa pengajuan Program Studi Magister Studi Islam merupakan bagian dari komitmen institut dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang berkualitas serta memperluas kontribusi akademik dalam bidang kajian Islam.“Pembukaan Program Studi Magister Studi Islam merupakan langkah strategis Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam yang berkualitas. Kami berkomitmen untuk menghadirkan program studi yang memiliki tata kelola baik, kurikulum yang relevan, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ungkap Rektor.Direktur Pascasarjana Institut Ahmad Dahlan Probolinggo juga menjelaskan bahwa Program Studi Magister Studi Islam dirancang untuk mengembangkan kajian Islam secara multidisipliner dengan memperhatikan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat. Program ini diharapkan mampu melahirkan akademisi, peneliti, dan praktisi yang memiliki kompetensi dalam pengembangan studi Islam kontemporer.Seluruh rangkaian kegiatan asesmen lapangan berlangsung dengan lancar dan penuh sinergi antara Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dan tim asesor. Melalui kegiatan ini, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan Program Studi Magister Studi Islam dengan mengedepankan prinsip mutu, profesionalitas, dan keberlanjutan pengembangan pendidikan tinggi.Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi langkah penting bagi Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dalam memperkuat eksistensi institusi serta mewujudkan visi pengembangan pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.Institut Ahmad Dahlan Probolinggo18 September 2026

A

Administrator