Perkuat Budaya Mutu, LPM IAD Probolinggo Laksanakan Benchmarking dengan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA
Sidoarjo, 15 Oktober 2026 — Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo melaksanakan kegiatan benchmarking dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan berlangsung di Kampus 1 UMSIDA, Jalan Mojopahit No. 666 B, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.Salah satu fokus kegiatan ini adalah penguatan penjaminan mutu melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAD Probolinggo dan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA. Pertemuan tersebut menjadi ruang pembelajaran antarlembaga untuk mendukung pengembangan tata kelola mutu perguruan tinggi yang terarah dan berkelanjutan.Bagi LPM IAD Probolinggo, kegiatan benchmarking merupakan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan penjaminan mutu serta memperoleh referensi praktik baik yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan institusi. Pembelajaran antarlembaga menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara konsisten.Penguatan penjaminan mutu memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan sesuai standar dan terus mengalami perbaikan. Dalam konteks tersebut, siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) menjadi kerangka untuk menghubungkan perencanaan, pelaksanaan program, evaluasi capaian, serta tindak lanjut perbaikan.Melalui interaksi dengan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA, LPM IAD Probolinggo diharapkan dapat memperoleh masukan bagi pengembangan sistem mutu yang semakin efektif. Hasil pembelajaran dari kegiatan ini dapat menjadi bahan refleksi dalam meninjau perangkat mutu, memperkuat pelaksanaan monitoring dan evaluasi, serta mendorong pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar peningkatan kinerja institusi.Budaya mutu juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi. Karena itu, penguatan peran LPM perlu didukung oleh kerja sama pimpinan, fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan unit pendukung agar penjaminan mutu menjadi bagian dari kegiatan akademik maupun layanan institusi sehari-hari.Kegiatan benchmarking ini diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan kolaborasi berkelanjutan antara LPM IAD Probolinggo dan Direktorat Penjaminan Mutu UMSIDA. Melalui pembelajaran bersama, IAD Probolinggo terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dan layanan yang selaras dengan semangat “Excellence in Knowledge and Morality.”