Profil Lembaga
Mengenal lebih dekat Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas dan komitmen kami terhadap kualitas.
Menu Navigasi
Sambutan Kepala LPM
Membangun Budaya Mutu Berkelanjutan Menuju Keunggulan Institut Berlandaskan Moralitas
Nur Wiji Sholikin, M.Pd.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
“Menjadikan mutu sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban; evaluasi sebagai sarana perbaikan, bukan sekadar penilaian; dan peningkatan mutu sebagai gerakan bersama menuju keunggulan institusi.”
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Puji syukur kehadirat Allah Swt. atas segala rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga Institut Ahmad Dahlan Probolinggo senantiasa diberikan kekuatan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., yang telah memberikan teladan dalam membangun kehidupan yang berilmu, berakhlak, dan bermartabat.
Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Institut Ahmad Dahlan Probolinggo hadir sebagai bagian strategis dalam membangun dan mengembangkan budaya mutu di lingkungan institusi. Penjaminan mutu bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif atau tuntutan akreditasi, tetapi merupakan komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan secara terencana, terukur, akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan visi LPM, yaitu “Menjadi lembaga penjaminan mutu yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan dalam membangun budaya mutu untuk mendukung terwujudnya Institut Ahmad Dahlan Probolinggo yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berlandaskan moralitas,” LPM berkomitmen untuk menjadi penggerak utama dalam menciptakan sistem penjaminan mutu yang mampu menjawab perkembangan dan tantangan pendidikan tinggi di era yang terus berubah.
Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan komitmen tersebut. Melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP), setiap standar yang ditetapkan diharapkan tidak berhenti pada tahap pemenuhan, tetapi terus dikembangkan menuju peningkatan mutu yang lebih baik. Dengan demikian, mutu menjadi sebuah proses yang hidup dan melekat dalam setiap aktivitas akademik maupun nonakademik.
LPM juga berkomitmen untuk memperkuat pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan Audit Mutu Internal (AMI) secara objektif, sistematis, dan konstruktif. Audit bukan dimaknai sebagai upaya mencari kesalahan, melainkan sebagai instrumen untuk menemukan praktik baik, mengidentifikasi kesenjangan, serta merumuskan langkah perbaikan yang tepat. Hasil evaluasi dan AMI diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis data dalam meningkatkan kinerja seluruh unit di lingkungan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo.
Dalam menjalankan tugasnya, LPM tidak dapat bekerja sendiri. Penjaminan mutu merupakan tanggung jawab seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pimpinan, program studi, fakultas atau unit pengelola, lembaga, biro, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pemangku kepentingan. Budaya mutu akan tumbuh apabila mutu menjadi kesadaran, komitmen, dan kebiasaan bersama.
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan tuntutan pendidikan tinggi yang semakin dinamis, LPM juga mendorong penguatan penjaminan mutu berbasis data, teknologi informasi, akuntabilitas, dan perbaikan berkelanjutan. Data yang valid dan terdokumentasi dengan baik harus menjadi dasar dalam melakukan evaluasi, menyusun kebijakan, meningkatkan kinerja, serta memastikan ketercapaian indikator mutu institusi.
LPM juga berperan dalam memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada program studi serta unit kerja dalam memenuhi standar mutu, meningkatkan kinerja, dan mempersiapkan proses akreditasi maupun bentuk penjaminan mutu eksternal lainnya. Pendampingan tersebut diharapkan mampu membangun kemandirian setiap unit dalam mengelola dan meningkatkan mutunya masing-masing.
Selain sistem dan instrumen, sumber daya manusia merupakan kekuatan utama dalam penjaminan mutu. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengelola mutu melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan penguatan kompetensi akan terus dikembangkan. Dengan SDM yang kompeten dan memiliki kesadaran mutu, sistem penjaminan mutu dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas institusi.
Ke depan, LPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai unit internal maupun lembaga eksternal. Sinergi dan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan, mengembangkan praktik baik, serta meningkatkan mutu dan reputasi Institut Ahmad Dahlan Probolinggo secara berkelanjutan.
Akhirnya, saya mengajak seluruh sivitas akademika Institut Ahmad Dahlan Probolinggo untuk bersama-sama menjadikan mutu sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban; evaluasi sebagai sarana perbaikan, bukan sekadar penilaian; dan peningkatan mutu sebagai gerakan bersama menuju keunggulan institusi.
Semoga ikhtiar kita dalam membangun sistem dan budaya mutu senantiasa mendapatkan ridha Allah Swt. dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Institut Ahmad Dahlan Probolinggo yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkemajuan, berdaya saing, dan berlandaskan moralitas.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
4 Pilar Penjaminan Mutu Berkelanjutan
Komitmen terpadu LPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dalam mewujudkan mutu pendidikan tinggi yang unggul.
Siklus PPEPP
Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar secara konsisten dan terus menerus.
Audit Mutu Internal
Evaluasi objektif, sistematis, dan konstruktif untuk mengidentifikasi praktik baik serta merumuskan langkah perbaikan.
Mutu Berbasis Data
Pengambilan keputusan berbasis data yang valid, akuntabel, terdokumentasi, dan didukung teknologi informasi modern.
Sinergi & Akreditasi
Pendampingan intensif bagi program studi untuk meraih akreditasi unggul dan meningkatkan reputasi kampus.
Dokumen Sambutan Resmi
Lembaga Penjaminan Mutu Institut Ahmad Dahlan Probolinggo
Probolinggo, 2026
Kepala Lembaga Penjamin Mutu
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo
Nur Wiji Sholikin, M.Pd.
Pimpinan LPM
Visi & Misi
Visi LPM IAD Probolinggo
“Menjadi lembaga penjaminan mutu yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan dalam membangun budaya mutu untuk mendukung terwujudnya Institut Ahmad Dahlan Probolinggo yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berlandaskan moralitas.”
Misi LPM IAD Probolinggo
1. Mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).
2. Mengkoordinasikan pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan Audit Mutu Internal (AMI) untuk memastikan ketercapaian standar mutu pada seluruh unit di lingkungan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo.
3. Mengembangkan budaya mutu berbasis data, teknologi informasi, akuntabilitas, dan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi dan tata kelola institusi.
4. Memfasilitasi dan mendampingi program studi serta unit kerja dalam pemenuhan standar mutu, peningkatan kinerja, dan kesiapan akreditasi maupun penjaminan mutu eksternal.
5. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang penjaminan mutu melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan penguatan kompetensi pengelola mutu.
6. Membangun sinergi dan kolaborasi penjaminan mutu dengan unit internal maupun lembaga eksternal guna mendorong peningkatan mutu dan reputasi Institut Ahmad Dahlan Probolinggo secara berkelanjutan.
Struktur Organisasi LPM
Bagan Struktur Organisasi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
SK Pembentuk LPM
Dokumen Surat Keputusan (SK) resmi pembentukan dan pendirian Lembaga Penjaminan Mutu.
SK Pembentuk LPM
Terverifikasi & Siap Diunduh / Dilihat